PERI BERABUN REMALAN BETUNGKET: Nilai Komunikasi Berbasis Kearifan Lokal Budaya Masyarakat Gayo Di Dunia Pendidikan
Kepengarangan:
Dr. Irwansyah, M.Pd.
Prof. Dr. Mesiono, M.Pd.
Dr. Asnil Aida Ritonga, MA.
Editor:
Dr. Selamat Pasaribu, M.Psi.
ISBN:
Dalam Pengajuan
Ukuran:
15,5 x 23 cm
Jumlah halaman:
vi, 106 hlm.
Terbit:
Desember 2025
#untuk pembelian buku silakan kontak kami via whatsapp#
Description
PERI BERABUN REMALAN BETUNGKET: Nilai Komunikasi Berbasis Kearifan Lokal Budaya Masyarakat Gayo di Dunia Pendidikan hadir sebagai upaya pelestarian sekaligus pemaknaan ulang nilai komunikasi yang tertanam dalam budaya lisan masyarakat Gayo. Berangkat dari tradisi peri berabun hingga remalan betungket, buku ini menelusuri jejak komunikasi tradisional yang mengandung pesan moral, etika berbicara, struktur sosial, dan prinsip keharmonisan yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Dalam konteks modern, nilai komunikasi berbasis kearifan lokal kerap terabaikan karena dominasi sistem pendidikan formal yang berorientasi global. Buku ini mencoba menjembatani kesenjangan tersebut dengan menghadirkan analisis kritis mengenai bagaimana nilai-nilai komunikasi tradisional Gayo dapat diintegrasikan ke dalam pendidikan kontemporer. Tidak hanya sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai sumber pembelajaran karakter, strategi interaksi sosial, hingga pendekatan pedagogis yang lebih humanis dan kontekstual.
Melalui kajian teoritis, etnografi, serta interpretasi nilai-nilai komunikasi yang muncul dalam praktik budaya masyarakat Gayo, buku ini mengajak pembaca memahami bahwa komunikasi bukan sekadar pertukaran pesan, tetapi cerminan identitas, kebijaksanaan, dan kearifan hidup. Buku ini menjadi rujukan penting bagi akademisi, pendidik, pemerhati budaya, serta siapa pun yang ingin menggali bagaimana kearifan lokal dapat memperkaya kehidupan pendidikan dan membangun generasi berkarakter melalui komunikasi yang bermakna dan berakar pada budaya sendiri.
Additional information
| Weight | 250 g |
|---|








Reviews
There are no reviews yet.