KETIKA KULIT BICARA TENTANG MASA DEPAN ANAK : eksim, alergi makanan, dan dampaknya pada tumbuh kembang, kecerdasan, dan kehidupan sosial anak
Kepengarangan:
Noor Adha Aprilea, S.Tr.Keb.
Norlaila Sofia, S.Si.T., M.Keb.
Hapisah, S.SiT., M.PH.
Hj. Zakiah, S.ST., M.Keb.
Megawati, S.Si.,T., M.Keb.
Editor:
–
ISBN:
Dalam pengajuan
Ukuran:
15,5 x 23 cm
Jumlah halaman:
x, 102 hlm
Terbit:
Juli 2026
#untuk pembelian buku silakan kontak kami via whatsapp#
Description
Pukul dua dini hari. Seorang balita menangis karena tak sanggup menahan gatal di lengannya yang memerah dan bersisik. Ia menggaruk—lagi dan lagi—hingga kulit lecet dan perih. Siang harinya, ia menolak makan karena takut kondisinya memburuk. Di sekolah, ia menyendiri, malu dengan bekas garukan yang membekas.
Ini bukan cerita fiksi. Ini adalah kenyataan jutaan keluarga—termasuk di Indonesia. Dan di balik pemandangan yang tampak sepele itu, tersimpan persoalan yang jauh lebih dalam dari yang pernah dibayangkan.
“Kulit anak bukan sekadar permukaan. Ia adalah cermin dari proses imunologis yang jauh di dalam, sinyal dari pertumbuhan yang sedang berlangsung, dan pintu masuk menuju pemahaman yang lebih utuh tentang kesehatan anak secara menyeluruh.”
Ketika Kulit Bicara tentang Masa Depan Anak adalah buku referensi populer berbasis bukti ilmiah yang mengupas secara komprehensif—namun tetap hangat dan mudah dipahami—dampak eksim (dermatitis atopik) dan alergi makanan terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kehidupan sosial-emosional anak.
Buku ini dibangun di atas fondasi kajian sistematis terhadap 50 penelitian ilmiah terpilih yang diterbitkan antara 1987 hingga 2025, melibatkan data dari puluhan ribu anak di lebih dari 15 negara—mulai dari kohort JECS Jepang, studi nasional Amerika Serikat, hingga penelitian multisenter Eropa. Temuan-temuannya dirangkum bukan dalam bahasa akademis yang kaku, melainkan dalam narasi yang mengalir, kontekstual, dan menyentuh kehidupan nyata.
Additional information
| Weight | 250 g |
|---|








Reviews
There are no reviews yet.