Ekokritik Sastra : Perspektif, Metode, dan Aplikasi
Kepengarangan:
Eko Cahyo Prawoto
Imam Suyitno
Editor:
Mimas Ardhianti
ISBN:
Dalam proses pengajuan
Ukuran:
15,5 x 23 cm
Jumlah halaman:
vi, 212 hlm.
Terbit:
Juni 2025
Description
Ekokritik adalah kajian sastra yang mengeksplorasi hubungan antara manusia, sastra, dan lingkungan hidup, dengan tujuan membangun kesadaran akan relasi harmonis antara manusia dan alam. Rachel Carson dalam Silent Spring (1962) menjadi pelopor kesadaran ekologis dalam sastra dengan menggambarkan keseimbangan alam yang rusak akibat aktivitas manusia. Sebelum industrialisasi, banyak masyarakat tradisional menjaga kelestarian lingkungan melalui praktik berkelanjutan dan memandang alam sebagai entitas yang suci. Namun, konsep alam yang “murni” sebenarnya adalah konstruksi sosial romantik, sebab manusia telah lama berinteraksi dengan alam, meskipun secara terbatas.
Seiring modernisasi, kerusakan lingkungan meningkat akibat industri, urbanisasi, dan eksploitasi sumber daya. Ekokritik muncul sebagai respons terhadap krisis ekologi global, menawarkan refleksi dan kritik atas ketimpangan relasi manusia-alam melalui karya sastra. Buku Ekokritik Sastra: Perspektif, Metode, dan Aplikasi menyajikan pendekatan teoretis dan metodologis dalam studi ini. Penulis mengulas pemikiran tokoh-tokoh seperti Cheryll Glotfelty dan Timothy Morton serta berbagai pendekatan, termasuk feminisme ekologi dan politik lingkungan.
Buku ini juga bersifat praktis, memberikan panduan penelitian ekokritik dan analisis terhadap berbagai bentuk sastra, termasuk sastra lisan dan pertunjukan. Dengan begitu, ekokritik memperluas cakupan ekologi sebagai bagian dari seni dan budaya, bukan hanya ilmu lingkungan. Secara keseluruhan, buku ini menjadi kontribusi penting dalam memperkuat studi ekokritik di Indonesia, serta menegaskan peran sastra dalam menumbuhkan kembali harmoni antara manusia dan alam di tengah krisis lingkungan global.
Additional information
| Weight | 250 g |
|---|








Reviews
There are no reviews yet.