DIALEKTIKA ARSITEKTUR INDONESIA KONTEMPORER
Kepengarangan:
Vincentius Totok Noerwasito
Sitti Aisyah Rahman
Naniek Widayati Priyomarsono
Muhammad Zakaria Umar
Garudea Martha
Ardiansyah
Dadang Hartabela
Editor:
Priyo Pratikno
ISBN:
Dalam pengajuan
Ukuran:
18 x 25 cm
Jumlah halaman:
x, 195 hlm
Terbit:
Juli 2026
#untuk pembelian buku silakan kontak kami via whatsapp#
Description
Di tengah riuhnya ruang arsitektur hari ini oleh komodifikasi dan berbagai jargon yang kerapkali artifisial, Arsitektur Nusantara atau Arsitektur Indonesia masa lalu, seringkali terjebak dalam dua kutub ekstrim yakni diromantisasi sebagai masa lalu yang baku, atau direduksi menjadi sekadar tempelan kosmetik berupa ornamen tradisional beraura eksotisme visual. Bunga rampai ini hadir sebagai sebuah maklumat akademik, sebagaimana semestinya, ia menggugat pendangkalan makna tersebut.
Memilih jalan dialektika -sebagai spirit kejujuran- buku ini menegaskan bahwa arsitektur Indonesia kontemporer bukanlah tiruan bentuk fisik masa lalu yang mengidentitas, melainkan sebuah proses negosiasi yang dinamis antara nilai, lokalitas, dan anasir tuntutan zaman yang terus bergerak. Melalui anyaman pemikiran kritis dari para peneliti dan akademisi, referensi ini membedah tiga pilar utama diskursus arsitektur kita.
(1) Kejujuran material lokal, menakar kedaulatan ekologis dan watak ragawi material bumi dan krisis iklim alam Indonesia, selain merawat memori kolektif dan lansekap budaya dari gerusan kapitalisme urban,
(2) Wacana dan Mutasi Desain, membuktikan kelenturan genetika tradisi dalam menjawab ruang hidup modern melalui potensi yang kita miliki dan semangat zaman, dan
(3) Konsepsi Berarsitektur, menggali kembali struktur berpikir logis, maknawi, dan dalam ruang batin Arsitektur Nusantara yang mengkini.
Bunga rampai ini ruang diskusi yang hidup untuk melakukan pembacaan kritis, dan sebuah undangan terbuka untuk melihat kembali sejauh mana arsitektur kita mampu melangkah maju tanpa harus tercerabut dari tanah tempatnya berakar. Sebuah referensi yang baik untuk mahasiswa, peneliti, dan praktisi yang menolak arsitektur sebagai ungkapan passion yang atraktif tetapi penuh dengan kosmetik dari masa lampau yang telah hambar.
Additional information
| Weight | 250 g |
|---|








Reviews
There are no reviews yet.