BELAJAR TANPA BATAS: Dari Putus Sekolah Menuju Kesetaraan mengangkat realitas sosial tentang keterbatasan akses pendidikan formal yang dialami oleh sebagian masyarakat Indonesia, sekaligus menawarkan pendidikan nonformal sebagai jalan alternatif yang berkeadilan. Buku ini menegaskan bahwa putus sekolah bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari kesempatan baru untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan pengakuan pendidikan melalui jalur kesetaraan yang inklusif.
Disusun secara sistematis, buku ini membahas konsep dasar pendidikan, hak belajar setiap warga negara, serta peran strategis Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dalam menjembatani kesenjangan pendidikan. Pembaca diajak memahami pendidikan kesetaraan, khususnya Paket C, mulai dari landasan teori, kebijakan pemerintah, hingga proses implementasi program yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, beserta faktor pendukung dan penghambat keberhasilannya di lapangan.
Melalui refleksi teoretis dan pembahasan implikasi masa depan, buku ini menekankan pentingnya inovasi, kolaborasi multipihak, dan penguatan kelembagaan pendidikan nonformal sebagai sarana pemberdayaan masyarakat. Ditujukan bagi pendidik, pengelola PKBM, mahasiswa, peneliti, dan masyarakat umum, Belajar Tanpa Batas hadir sebagai referensi dan sumber inspirasi untuk mewujudkan pendidikan yang adil, inklusif, dan benar-benar terbuka bagi semua tanpa batas apa pun.
Reviews
There are no reviews yet.