SUSTAINABILITAS BERBASIS BUDAYA: Mengintegrasikan Kearifan Lokal dalam Solusi Global
Kepengarangan:
RR Sophia Ratna Haryati dan Prasetyo Febriarto,
Pindo Tutuko
Ni Ketut Agusintadewi dan I Gede Harimurti
Mortaza A. Syafinuddin Hammada dan Titi Isnaini Fauzah
Aswin Indraprastha, Zulhadi Sahputra, dan Dewi Larasati
Lya Dewi Anggraini
Bambang Wicaksono dan Mareta Alfieandha
Masyiana Arifah Alfia Riza
I Kadek Merta Wijaya dan Nyoman Sri Rahayu
Anak Agung Ayu Oka Saraswati dan Kadek Wisnawa
Margareta Maria Sudarwani
Dian Perwita Sari, Mustikawati, dan Muhammad Ridha Alhamdani
Ni Made Mitha Mahastuti dan Ardina Susanti
Miratri Absari
Rahmi Elsa Diana, Septi Maulidyah, dan Jonathan Subagiyo
Annisa Mu‟awanah Sukmawati dan Puji Utomo
Freta Oktarina
Reinny Devi Febryanti Razak
Editor:
Elvis Salouw
ISBN:
Dalam pengajuan
e-ISBN:
Dalam pengajuan
Ukuran:
22 x 20 cm
Jumlah halaman:
viii, 718 hlm
Terbit:
Agustus 2026
#untuk pembelian buku silakan kontak kami via whatsapp#
Description
Buku ini memperkenalkan paradigma Kecerdasan Budaya (Cultural Intelligence) dan Sinkronisasi sebagai kerangka untuk menyelaraskan solusi global dengan dinamika lokal. Pembaca diajak menelusuri laboratorium hidup arsitektur Nusantara—mulai dari tektonika Rumoh Aceh yang tanggap bencana, filosofi “hidup bersama air” di permukiman riparian Palembang, hingga resiliensi spasial desa adat di Bali. Penulis menekankan pentingnya transisi dari sekadar “representasi simbolik” menuju koproduksi pengetahuan yang emansipatif. Eksplorasi berlanjut pada negosiasi identitas di ruang perkotaan, seperti akulturasi di Pecinan Glodok dan penciptaan ruang publik yang inklusif di Mataram, hingga peran rumah sebagai infrastruktur kultural bagi komunitas pengrajin. Buku ini menegaskan bahwa kearifan lokal bukanlah hambatan modernisasi, melainkan aset strategis bagi masa depan lingkungan binaan yang cerdas secara teknologi namun tetap berakar kuat pada identitas tempat.
Additional information
| Weight | 250 g |
|---|







