Digital Accounting dan Keberlanjutan Penggunaannya: Evaluasi melalui ekstensi model konfirmasi ekspektasi

Rp80.000
Out of stock

Kepengarangan:
Dr. Dinar, SE., M.Si., CTA, ACPA.
⁠Prof. Dr. Hj. Mediaty, SE., Ak., M.Si., CA., CWM.
Prof. Dr. Grace Theresia Pontoh, SE., Ak., M.Si., CA.
⁠Prof. Dr. Hj. Nirwana, SE., Ak., M.Si., CA.

Editor:

ISBN:
978-623-174-715-0

Ukuran:
15,5 x 23 cm

Jumlah halaman:
viii, 144 hlm.

Terbit:
April 2025

Out of stock
Categories: ,

Description

Di era digital, akuntansi tidak lagi sebatas pencatatan manual—melainkan telah berevolusi menjadi sistem informasi canggih berbasis teknologi. Buku ini hadir sebagai respon terhadap kebutuhan akan literatur akademik yang membahas transformasi tersebut secara konseptual dan empiris. Dengan judul Digital Accounting dan Keberlanjutan Penggunaannya: Evaluasi Melalui Ekstensi Model Konfirmasi Ekspektasi, buku ini menelaah perilaku pengguna sistem akuntansi digital melalui kerangka Expectation Confirmation Model (ECM) yang diperluas.
Fokus utama buku ini adalah mengevaluasi niat penggunaan berkelanjutan dengan mempertimbangkan ekpektasi kinerja, ekspektasi upaya, konfirmasi, kepuasan, motivasi endogen serta faktor-faktor lain yang memengaruhi adopsi jangka panjang. Didukung oleh data kuantitatif dan pengujian model, hasil analisis dalam buku ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan teori dan praktik di bidang sistem informasi akuntansi.
Selain itu, buku ini juga menyoroti perkembangan teknologi seperti cloud accounting, blockchain, ERP, dan FinTech yang memperluas cakupan digitalisasi akuntansi dalam lanskap bisnis modern. Oleh karena itu, buku ini bukan hanya relevan untuk kalangan akademisi pascasarjana, tetapi juga bagi pelaku industri dan pembuat kebijakan yang ingin memahami dinamika penerapan sistem akuntansi digital secara berkelanjutan.

Additional information

Weight 250 g

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Digital Accounting dan Keberlanjutan Penggunaannya: Evaluasi melalui ekstensi model konfirmasi ekspektasi”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *