Tari Aceh dari Warisan ke Inovasi
Kepengarangan:
Putry Julia, S.Pd., M.Pd.
Faisal Anwar, S.Pd., M.Ed.
Editor:
Dr. Drs. Abubakar, M. Si.
ISBN:
Dalam pengajuan ISBN
Ukuran:
15,5 x 23 cm
Jumlah halaman:
vi, 92 hlm.
Terbit:
Agustus 2025
Description
Tari merupakan bentuk ekspresi sadar yang memiliki nilai intrinsik, tidak semata untuk tujuan lain di luar dirinya. Menurut Royce, memahami tari memerlukan pendekatan antropologis, karena hal ini membuka ruang untuk melihat tari dalam kerangka budaya, sosial, dan simbolis. Pendekatan tersebut tidak berhenti pada pencatatan gerak semata, melainkan menggali makna yang terkandung di baliknya. Dengan demikian, tari dipandang sebagai fenomena budaya yang dapat dianalisis secara ilmiah, layaknya cabang antropologi lainnya.
Selain nilai estetis, tari juga berfungsi sebagai media pewarisan tradisi, sarana spiritual, hingga penanda identitas kolektif. Unsur-unsur seperti gerak, kostum, musik, dan formasi memiliki makna simbolis yang mewakili nilai masyarakat. Misalnya Tari Saman yang menonjolkan kebersamaan, atau Tari Seudati yang berperan sebagai media dakwah. Maka, tari bukan sekadar hiburan, melainkan teks budaya yang hidup, menyimpan ingatan bersama, sekaligus memperkuat identitas sosial.
Buku Tari Aceh: Dari Warisan ke Inovasi menyajikan kajian mengenai kekayaan seni pertunjukan Aceh yang berakar pada tradisi, tetapi tetap berkembang sesuai zaman. Selain mengulas sejarah dan ragam tari klasik seperti Saman, Seudati, hingga Likok Pulo, buku ini juga menyoroti inovasi modern, peran koreografer, serta tantangan pelestarian di tengah arus globalisasi dan komersialisasi budaya.








Reviews
There are no reviews yet.