Palu dan Pena: Gaya Bahasa dan Argumentasi Hakim dalam Putusan merupakan karya reflektif dan analitis yang mengupas putusan hakim bukan semata sebagai produk hukum yang normatif, tetapi sebagai karya intelektual yang sarat makna, nalar, dan tanggung jawab moral. Buku ini menempatkan putusan pengadilan sebagai ruang pertemuan antara kekuasaan kehakiman (palu) dan kekuatan bahasa serta pemikiran hukum (pena) dalam mewujudkan keadilan yang dapat dipahami dan diterima oleh publik.
Melalui pendekatan sistematis, penulis menguraikan kedudukan strategis putusan hakim dalam negara hukum, sekaligus menyoroti pentingnya bahasa hukum yang jelas, komunikatif, dan berwibawa. Buku ini menunjukkan bahwa kualitas putusan tidak hanya ditentukan oleh ketepatan penerapan norma hukum, tetapi juga oleh kemampuan hakim merumuskan argumentasi yang logis, rasional, dan persuasif. Gaya bahasa, pilihan diksi, struktur kalimat, serta konsistensi penalaran yuridis dipandang sebagai cerminan integritas dan profesionalisme seorang hakim.
Lebih jauh, buku ini membahas konstruksi argumentasi hukum dari fakta hingga amar putusan, etika dan kepekaan sosial dalam penulisan putusan, serta dampak bahasa putusan terhadap legitimasi keadilan dan kepercayaan publik. Dengan menggabungkan dimensi teoretis, etis, dan praktis, Palu dan Pena menjadi referensi penting bagi mahasiswa hukum, akademisi, hakim, dan calon hakim, sekaligus bacaan bernas bagi pembaca umum yang ingin memahami bagaimana hukum “berbicara” melalui kata-kata seorang hakim. Buku ini menegaskan bahwa keadilan tidak hanya ditegakkan dengan palu, tetapi juga dirawat dan dimaknai melalui pena.
Reviews
There are no reviews yet.